Candi Agung Wisata Sejarah

 

Be the first to review

Visit Kabupaten Hulu Sungai Utara – Visitkalsel.com, Memasuki weekend tidak lengkap rasanya jika tidak menyempatkan waktu luang untuk berlibur. Terlebih bersama keluarga tercinta, kesibukan menyita banyak waktu kita untuk bersama keluarga.

Di hari liburlah waktu yang cocok menghabiskan waktu bersama keluarga. Tapi eh tapi, enaknya kemana ya kalau liburan begini ? Tentu dong menghabiskan waktu di rumah akan sangat membosankan tapi kalau berlibur ke salah satu destinasi wisata belum ada referensi mau kemana.

Waw pasti bingung banget ya jika dihadapkan dengan pilihan seperti itu tadi. Tenang saja, visitkalsel.com akan merekomendasikan dan berbagi pengalaman liburan yang menarik, unik, edukatif dan yang pastinya menyenangkan dong.

Liburan ke Wisata Sejarah Candi Agung

Candi Agung adalah sebuah situs candi Hindu yang beratap yang terletak di kawasan Sungai Malang, kecamatan Amuntai Tengah, Kota Amuntai, Kalimantan Selatan. Di sekitar candi pernah ditemukan tiang kayu ulin dan pecahan genteng.

Candi ini diperkirakan peninggalan Kerajaan Negara Dipa yang keberadaannya sezaman dengan Kerajaan Majapahit.

Candi Agung di Amuntai merupakan peninggalan Kerajaan Negara Dipa yang dibangun oleh Empu Jatmika abad ke XIV Masehi. Dari kerajaan ini akhirnya melahirkan Kerajaan Negara Daha di Negara dan Kesultanan Banjarmasin. Menurut cerita, Kerajaan Hindu Negara Dipa berdiri tahun 1438 di persimpangan tiga daerah aliran sungai yaitu sungai Tabalong, sungai Balangan, dan sungai Negara. Cikal bakal Kerajaan Banjar itu diperintah oleh Maharaja Suryanata dan Putri Junjung Buih dengan kepala pemerintahan Patih Lambung Mangkurat. Negara Dipa kemudian berkembang menjadi Kota Amuntai.

Dalam tahun 1967 di Kota Amuntai, waktu diadakan panggalian situs kepurbakalaan, ditemukan orang dasar candi dan benda-benda kepurbakalaan. Tempat yang digali itu disebut penduduk Gunung Candi (Bukit Candi) dan candi yang dasarnya itu disebut Candi Agung. Menurut ceritera rakyat yang hidup disana Candi Agung dibangun oleh Mpu Jatmika.

Luas bangunan candi Agung berukuran 40 m x 50 m.

Candi Agung diperkirakan telah berusia 740 tahun. Bahan material Candi Agung ini didominasi oleh batu dan kayu. Kondisinya masih sangat kokoh. Di candi ini juga ditemukan beberapa benda peninggalan sejarah yang usianya kira-kira sekitar 200 tahun SM. Batu yang digunakan untuk mendirikan Candi ini pun masih terdapat di sana. Batunya sekilas mirip sekali dengan batu bata merah. Namun bila disentuh terdapat perbedaannya, lebih berat dan lebih kuat dari bata merah biasa. Batu bata yang ditemukan berukuran besar mirip dengan batu bata yang juga ditemukan situs candi Kayen di Dusun Buloh Desa Kayen di Jawa Tengah.

srchistory by wikipedia dan kalau mau baca cerita sejarahnya bisa lanjut disini

Write a review

Your Rating
angry
crying
sleeping
smily
cool
Browse

review kami sarankan untuk memiliki setidaknya 140 karakter :)