Festival Baayun Mulud 2019
23 Nov

Festival Baayun Mulud 2019

Hosted by: Disporabudpar Kota Banjarbaru

Share :
  • JL. Batu Ampar, Cempaka, No. 28 RT. 09, Cempaka, Banjarbaru, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan 70734

    Get Direction
  • 8:00 AM - Saturday

    23 November 2019

Upacara Baayun Mulud adalah sebuah upacara yang ditunjukan bagi anak-anak menjelang dewasa, tepatnya ketika anak tersebut berusia 0-5 tahun. Baayun Mulud terdiri dari dua kata, yaitu Baayun yang berarti melakukan aktivitas mengayun bayi, seperti yang dilakukan ketika akan menidurkan bayi. Sedangkan kata Mulud berasal dari ungkapan untuk menerangkan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dengan demikian Baayun Mulud berarti sebuah kegiatan mengayun anak sebagai ungkapan rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebelum melakukan upacara tersebut, terdapat perlengkapan yang wajib disiapkan, di antaranya ayunan yang dibuat dari kain 3 kain berbeda, yaitu kain sarigading pada lapisan pertama, kain kuning pada lapisan kedua, dan kain bahalai pada lapisan ketiga. Kemudian tali ayunan dibuat dengan penuh hiasan dari janur berbentuk burung, ular, ketupat bangsur, halilipan, bunga, dan hiasan lainnya. Setiap keluarga yang akan melakukan upacara Baayun Mulud tersebut harus menyiapkan piduduk, yaitu sebuah sasanggan yang diisi dengan beras, gula, habang, nyiur, hintalu hayam, banang, jarum, garam, dan uang receh. Ritual dimulai dengan membaca syair Maulid Al Habsy, Maulid Ad Diba’I, atau Maulid Al Barzanji. Kemudian anak-anak yang akan diayun dalam upacara tersebut dibawa masuk ketika pembacaan Asyrakal dan mulai diayun selama pembacaannya itu secara perlahan. Fungsi diayun tersebut adalah untuk mengambil keberkahan atas kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Setelah dilakukan kegiatan mengayun, dilanjutkan dengan ceramah dan ditutup dengan do’a. Setelah itu para Ulama dan Umara yang hadir akan memberkati anak tersebut sambil membacakan Shalawat Badar. Upacara Baayun Mulud dilaksanakan pada pagi hari, dimulai pukul 10, bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal. Tempat pelaksanaannya tidak boleh sembarangan, haruslah di Masjid. Setiap tahunnya, Baayun Mulud dilaksanakan secara masal oleh masyarakat di setiap daerah tempat Suku Banjar tinggal. Menurut kepercayaan masyarakat, anak-anak yang telah melaksanakan upacara Baayun Mulud berarti telah memenuhi salah satu tahapan dalam hidupnya. Sebenarnya upacara pendewasaan ini telah menjadi ritual wajib orang-orang Suku Banjar jauh sebelum ajaran Islam masuk ke Kalimantan Selatan. Dahulu upacara ini dikenal dengan nama upacara Baayun Anak. Setelah Islam masuk, maka upacara tersebut dipadukan dengan ajaran Islam dan lahirlah sebuah akulturasi yang kemudian dikenal dengan istilah Baayun Mulud.

Attendees (0)

Are You going ?0 going